Kegiatan SantriBerita Pesantren

Pesantren Al-Ittihad Malang Jadi Percontohan Pesantren Ramah dan Aman

MALANG – Pondok Pesantren Al-Ittihad, Belung, Poncokusumo, Kabupaten Malang, menjadi salah satu pesantren percontohan dalam program Pesantren Ramah dan Aman. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang RMINU Kabupaten Malang bersama Yayasan Koppatara pada Jumat (9/10/2026), bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Al-Ittihad.

Program ini bertujuan membentuk lingkungan pesantren yang ramah, aman, dan nyaman bagi para santri. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pesantren sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan karakter.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Pondok Pesantren Al-Ittihad, Agus Achmad Zainuddin Habiibiy, S.Pd., serta Ketua PC RMINU Kabupaten Malang, Dr. KH. Agus Ikhwan Mahmudi, M.si.

Materi utama disampaikan oleh perwakilan Yayasan Koppatara, Ning Umi Khorirotin Nasichah, yang akrab disapa Ning Oyik. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan, pola pengasuhan santri, serta cara bersikap dan menangani persoalan yang muncul di lingkungan pesantren.

Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan pengurus pesantren, ketua kompleks, dan ketua kamar yang berasal dari delapan pesantren di kawasan Al-Ittihad.

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan pola pendampingan santri yang lebih baik, mengedepankan komunikasi yang sehat, serta menyelesaikan permasalahan secara tepat, baik yang melibatkan individu maupun kelompok.

Program Pesantren Ramah dan Aman ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pesantren yang mengedepankan perlindungan, kepedulian, dan penghormatan terhadap setiap santri. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga lingkungan pendidikan yang aman, mendukung tumbuh kembang santri, dan dipercaya oleh masyarakat.

Keterlibatan Pondok Pesantren Al-Ittihad dalam program percontohan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan pesantren yang bebas dari kekerasan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, pengasuhan, dan pendidikan karakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *